Berawal Dari Niat Baik

Komunitas sosial saat ini jumlahnya banyak sekali dan hal yang mudah bagi setiap orang untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial dengan urgensinya masing-masing. Termasuk saya dan teman-teman yang memilih mengajar di panti asuhan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Sekitar bulan Oktober 2016 lalu, saya dan teman-teman pengajar disalah satu panti asuhan di Malang sudah waktunya dimisioner karena memang sudah saatnya berganti kepengurusan. Hanya saja kami masih ingin melanjutkan kepedulian kami terhadap adik-adik panti asuhan karena memang sudah terjalin ikatan batin selama beberapa bulan terakhir. Terlepas dari adanya komunitas yang menaungi kami, kami masih tetap mengajar di panti asuhan tersebut.

Singkat cerita, kami melakukan kegiatan belajar 2 kali dalam seminggu. Kami sebagai pengajar ingin tetap bisa membantu sesama dan menyenangkan adik-adik. Hal itu tentunya membutuhkan dana untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung kemajuan adik-adik di panti asuhan binaan kami. Sejak saat itu diputuskan untuk mengumpulkan dana dari iuran para pengajar dan bersifat seikhlasnya. Iuran itu dikumpulkan setiap hari dimana ada jadwal mengajar di panti asuhan. Dari situ kami mulai menerima bantuan dari donatur-donatur lainnya.

Kita mulai mengadakan kegiatan sosial lainnya karena tergerak untuk membantu orang yang membutuhkan. Pada akhirnya kita menyebutnya “Jum’at Berbagi”, karena kita ingin memanfaatkan sebaik-baiknya hari jumat dengan melakukan kebaikan dihari itu. Kegiatan sosial ini pada intinya untuk membantu orang lain dengan berbagai cara, seperti: membagi nasi kotak kepada orang-orang yang membutuhkan dipinggir jalan, membagi makanan pada lansia saat sholat jum’at, membagi sembako kepada orang-orang yang membutuhkan, memberi peralatan sholat ke beberapa masjid, membeli dagangan orang yang kesusahan, dsb. Dana yang kita terima jumlahnya belum banyak tetapi juga sudah sangat cukup untuk membiayai kegiatan kami.

Dengan diadakannya kegiatan-kegiatan tersebut tentunya kami masih membutuhkan lebih banyak dana untuk keberlangsungan kegiatan ini kedepannya. Selain itu tentunya kami juga harus bisa mempertanggungjawabkan amanah yang telah donatur percayakan pada kami. Untuk itu, saya merasa bahwa kumpulan kami harus dikenal orang. Bagaimana agar kami bisa dikenal? Tentunya dengan “identitas”. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat sebuah logo untuk nama kami. Saya memberikan logo dan nama yang akhirnya didiskusikan bersama teman-teman. Setelah berdiskusi dan muncullah nama “NIAT BAIK” dengan taglan “Share for Caring”.

niatbaik

Logo ini merupakan penggabungan antara huruf n dan b yang merupakan singkatan Niat Baik. Warna merah dipilih karena merah mengartikan keberanian dan kuning mengartikan kehangatan, rasa bahagia. Penggambungan huruf berbentuk hati dan dilingkari warna biru yang berati hati perasaan cinta yang setia. Jadi makna dari logo ini menggambarkan kami para anggota yang berawal dari memiliki niat, niat baik untuk membantu sesama dengan penuh keberanian, berbagi kehangatan dan kebahagiaan, cinta kasih serta dengan harapan bisa setia atau senantiasa terus menerus membantu sesama. Dengan membantu sesama menunjukkan bawa kita telah peduli terhadap lingkungan sekitar, peduli terhadap kemajuan, kebahagiaan oarang lain, dan tentunya mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas segala yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Munculnya nama ini, sebagai identitas kami agar bisa dikenal. Kami tidak menyebutnya komunitas atau organisasi. Kami memiliki keterbukaan terhadap semua orang yang ingin bergabung bersama kami. Pada awalnya kami hanya berjumlah sekitar 10 orang dari berbagai latar belakang. Seiring berjalannya waktu setelah sebulan lebih melakukan kegiatan-kegiatan mulai mendapat tambahan dukungan baik tenaga maupun materi dari orang-orang. Sehingga kegiatan kami dapat terus berjalan hingga saat ini.

Niat Baik saat ini memiliki 2 program unggulan. Pertama, mengajar di panti asuhan binaan kami yaitu Yasuka Malang setiap hari senin dan kamis. Kedua, Jumat Berbagi yaitu kegiatan yang dilakukan setiap hari jumat dan dalam bentuk yang bermacam-macam. Saat ini kami masih mengandalkan media sosial untuk membantu promosi acara kami. Bagi teman-teman yang ingin bergabung, ingin mengetahui update kegiatan kami atau membantu kami baik berupa tenaga atau materi bisa menghubungi kami di instagram @niatbaikmalang.

Sekian cerita dari saya kali ini. Semoga masih bisa berbagi cerita dikesempatan yang lain. Pelajaran berharga adalah tentang “segala sesuatu berawal dari niat, niat hanyalah menjadi rencana jika tidak berani melangkah, tinggal bagaimana kita dapat mewujudkan niat itu, karena dimana ada niat yang baik apapun yang akan dilakukan dan bagaimanapun halangannya pasti akan diberi jalan”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s