Keajaiban Tulisan

Apa kalian suka menuliskan mimpi kalian dalam buku atau menempelnya di dinding kamar? Mungkin tidak semua orang suka melakukannya, tapi banyak sekali orang sukses yang saya temui berkat keajaiban tentang mimpinya yang di tuangkan dalam tulisan. Kali ini saya akan membagi sedikit pengalaman tetang keajaiban tulisan yang pernah saya alami.

Mungkin sebagai seorang mahasiswa yang baru menyelesaikan perkuliahan pasti menginginkan segera mendapatkan pekerjaan. Mashasiswa berlomba-lomba ingin segera lulus demi terbebas dari jeratan “skripsi” dan bisa segera memperoleh pendapatan sendiri (melalui bekerja). Hanya saja, memperoleh pekerjaan ternyata juga tak semudah yang di bayangkan, bahkan mungkin lebih mudah mengerjakan skripsi, harus terbiasa mengalami penolakan maupn kegagalan. Saya memahami sekali bahwa setiap orang punya jatah gagalnya masing-masing. Tentunya semakin tinggi hal yang ingin diraih, semakin tinggi pula pengorbanan yang harus dilakukan.

Cerita ini berawal dari kegagalan-kegagalan yang pernah saya alami. Setelah saya mendapat pengalaman yang berharga dari sebuah kegagalan, saya mulai bangkit. Menyusun rencana-rencana baru, seperti pepatah mengatakan “banyak jalan menuju Roma”. Jadi pasti akan ada banyak cara mencapai mimpi yang diinginkan.

Saya juga banyak berdiskusi dengan teman-teman saya yang sudah sukses, tentang bagaimana cara memulainya. Banyak yang saya dapatkan dan sebagian besar dari mereka pasti menuliskan keinginannya, target yang ingin di capai dalam buku atau menempel pada dinding kamarnya. Tentunya target ini serealistis mungkin harus bisa dilakukan. Sejak saat itu saya mencoba menuliskan kembali mimpi-mimpi saya, sejelas mungkin dan saya tempelkan pada dinding kamar saya.

Salah satu hal yang ingin saya capai adalah “bekerja di K/L maret 2017”. Saya tidak berpikir panjang, tidak tahu apakah target saya akan tercapai apa tidak. Saya tidak pernah tahu apakah akan ada kesempatan untuk bisa mencapainya. Sampai pada akhirnya saya mendapatkan informasi tentang pendaftaran di salah satu Kementerian. Saya mengetahuinya 2 hari sebelum deadline penutupan.

Begitu mengetahui informasi tersebut entah mengapa saya sangat ingin mendaftar dan langsung menyampaikan kepada orang tua dan diizinkan. Saya hanya punya waktu 1 hari untuk menyiapkan segala persyaratkan, karena berkas harus dikirim melalui pos. Melihat begitu banyak daftar departemen yang di buka, ketika membaca urutan pertama saya langsung tertarik dan tanpa berpikir panjang saya memilih itu.

Seperti sebelum-sebelumnya, saya tidak berharap banyak karena memang sejauh ini saya mendaftar tidak pernah terpanggil (via e-mail). Dalam pengumuman pendaftaran juga sudah tertera tanggal-tanggal tes yang harus diikuti jika lolos. Mendekati tanggal tes, saya tidak mengharapkan apa-apa, karena juga tidak melihat ada pengumuman di website. Jadi saya menganggap pengumuman yang lolos mungkin dikirim via e-mail. Kebetulan saya juga harus pergi ke luar kota (Jawa Tengah) untuk mengikuti tes yang lain.

Namun ketika saya akan membeli tiket ke Jawa Tengah untuk keberangkatan esok hari, saya dikejutkan dengan pengumuman di website. Ternyata saat itu nama saya ada dan saya harus segera ke jakarta untuk mengikuti tes. Esok lusanya saya pergi ke jakarta untuk mengambil nomor tes dan di hari berikutnya saya langsung menjalani tes di BKN.

Setelah melewati tes pertama, seminggu kemudian pengumuman dan melewati tes berikutnya. Tes ini dilaksanakan selama 2 hari. Pada tahap ini saya sudah pasrah saja, merasa saya tidak akan di terima. Karena dari 10 orang yang di wawancara hanya akan diterima hanya 2 orang. Sedangkan yang saya tahu teman-teman tes saya berasal dari universitas-universitas terbaik di negeri ini.

Setelah melawati tes terakhir, banyak peserta mulai was-was karena memang sampai pada tanggal pengumuman (akhir februari) tidak ada pemberitahuan di website. Saya pikir memang pengumuman yang diterima melalui telefon, jadi kemungkinan besar tidak berhasil lagi saat itu. Tapi ternyata, tiba-tiba saja sekitar jam 10 pagi saya mendapatkan telefon yang memberitahukan bahwa saya diterima dan harus masuk kerja besok pagi. Antara senang dan kaget, karena mau tidak mau saya harus segera mengejar penerbangan ke jakarta hari itu.

Saya menulis keinginan saya 25 januari dan mulai bekerja di salah satu kementerian per tanggal 1 Maret, sesuai dengan hal yang saya tulis di dinding kamar saya. Tentunya pencapaian ini bukanlah hal yang besar bagi sebagian orang. Namun, bagi saya ini merupakan salah satu dari “keajaiban tulisan” yang akhirnya terwujud, dan akan mewujudkan tulisan-tulisan yang lain agar menjadi kenyataan. Oleh karena itu, mulailah untuk menulis mimpi-mimpi kalian, karena tanpa sadar hal yang kita lakukan akan menuntun kita untuk mencapai mimpi-mimpi itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s